10 Negara Ini Dikenal Melegalkan Ganja.... Benarkah ??!-



     Negara-negara ibarat inggris,belanda, australia, argentina, meksiko dan negara negara lainnya yang notabene ialah pengguna narkotika yang legal dan bebas ,kata bebas disini sedikit agak menyimpang mengingat sertiap negara yang bersangkutan mempunyai kadar dan wadah tertentu sesuai dengan undang- undang setiap negera sebagai teladan di korea selatan akan menindak dengan tegas pengguna narkoba diluar dari fungsi pengobatan. Alasan utama akreditasi di negara negara tersebut ialah sebagai upaya pengobatan dipercaya sanggup membantu penderita epilepsi, autisme, kanker hingga pendertia HIV, jenis ganja yang dipakai sehubungan untuk pengobatan ialah tanaman ganja dikenal dengan nama istilah cannanabis sativa, tanaman ini mempunyai 100 materi kimia berbeda yang disebut cannabinold, delta-9-tetrahyhydrocannicol (THC) dan cannabidol (CBD) merupakan materi kimia yang utama yang kerap dipakai dalam pengobatan.Dustin Sulak ,seorang propesor bedah, meneliti dan menciptakan mariyuana dalam merekomendasi beberapa jenis mariyuana, didapati pasiennya menerima hasil yang mengejutkan.
Penelitian mengenai ganja pun dilakukan oleh Greewich Bio Science yang kemudian menemukan ekstrak obat ganja yang diberi nama Epidiolex, obat ganja ini dipercaya mengobati seindrom dravet.Alasan lain yang menjadi pemicu dilegalkannya penggunaan ganja ialah sebagai upaya atau tindakan untuk meminimalisir tinkgat kriminalitas, contohnya di meksiko , semenjak 2016, pemerintah meksiko telah mengerahkan pasukan tentara untuk turut memerangi kartel lebih dari 200.000 orang yang terbunuh semenjak ketika itu termasuk 28.702 ribu yang tewas pada  tahun 2017 lalu, selain itu banyak laporan orang hilang diduga terkait dengan kartel dan bisnis narkoba, sekitar 31.000 orang dilaporkan masih hilang dimeksiko ketika ini, dan alasan pembenaran yang selanjutnya ialah sebagai sarana rekreasional, reksreasional sendiri mempunyai arti sebuah acara menikmati guna merefresh pikiran, meningkatkan kembali kesejukan fisik dan mental, penghilang rasa kantuk contohnya ialah dinegara kanada dan uruguay.

1. Uruguay 
        
 
    Tanggal 10 desember 2013, uruguay menjadi negara pertama didunia yang melegalkan  ganja dan mulai mengizinkan penjualan ganja di apotek lokal pada 2017.Namun, pengguna harus mendaftarkan diri ke pemerintah melalui kantor pos  untuk memastikan konsumsi mereka tidak lebih dari 40 gram per bulannya. Selain itu permerintah juga melarang keras adanya wisata ganja ke uruguay.Memang semenjak usang warga uruguay bebas menghisap ganja namun undang - undang gres ini mereka boleh membawanya sendiri dirumah,setiap tahunnya warga uruguay boleh menanam empat pot ganja atau sebanyak 480 gram, warga juga boleh menciptakan klub menanam 99 pot ganja per tahun, kendati dibebaskan, namun warga uruguay hanya boleh membeli di apotik -apotik resmi pemerintah dengan syarat warga berusia 18 tahun keatas dan dibatasi hanya 40 gram  per bulannya.

2. Kanada
    
 
    Setelah uruguay negara kedua yang melegalkan konsumsi ganja ditempati oleh kanada, akreditasi ganja ini merupakan pemenuhan kesepakatan perdana menteri Justin Trudeau,pemimpin partai liberal yang berkuasa, ketika kampanye pemilu 2015, ia beropini bahwa undang- undang kanada yang mengkriminalisasi narkoba semenjak hampir seabad tidak efektif , mengingat bahwa kanada masih merupakan salah satu pengguna terberat didunia. Pemerintah federal juga mmemperkirakan akan maraup $400 juta (Rp 4,5 triliun ) setahun dari pendapatan pajak atas pengelolan ganja. Kanada mengikuti jejak uruguay yang menjadi negara pertama didunia yang pada tahun 2013 melegalkan penjualan ganja untuk penggunaan rekreasi. Aturan-aturan yang terkait kepemilikan ganja, orang cukup umur sanggup membeli minyak ganja, biji-bijian , tanaman dan ganja kering dari produsen dan pengecer berlisesnsi  dan boleh mempunyai 30 gram (satu ons) ganja kering ditempat umum dan sanggup menanam pohon maksimal 4 pot.Lalu, mengemudi dibawah efek ganja dan obat-obatan lain masih 100 persen ilegal dan dinyatakan melanggar aturan .

3. Meksiko



    Meksiko telah semenjak usang menjadi pemasok utama ganja dan obat-obatan terlarang lainnya kepasar AS, sehingga memunculkan sejumlah kartel narkoba yang besar lengan berkuasa dan saling berebut untuk mengendalikan rute narkoba.Banyaknya angka kejahatan di negara menciptakan pejabat menteri luar negari, Marcelo Ebrad menyampaikan " tidaklah masuk nalar untuk menciptakan undang- undang yang melarang kepemilikan ataupun produksi ganja dan kita memliki 9.000 orang didalam penjara hasilnya ,Ebrad menambahkan upaya pelanggaran kepemilikan ganja sangat sulit untuk diterapkan di Meksiko, tidak berhasil " ujarnya. Setiap tahun, meksiko di
desak untuk melonggarkan undang-undang narkoba dinegara-negara kepingan tertentu.
ganja untuk penggunaan eksklusif legal hingga 5 gram. UU narkotika di meksiko tahun 2009 telah mendekriminalisasi kepemilikian ganja dalam jumlah kecil dan semua narkotika lainnya ibarat kokain, heroin, ekstaksi

4. Argentina
 

    Penandatanganan oleh presiden Argentina Mauricio Macri menjadi bukti akreditasi penggunaan konsumsi ganja .Di argentina mengonsumsi ganja untuk keperluan eksklusif ialah legal, namun untuk jumlah penggunaan yang di perbolehkan ialah jumlah yang sedikit meski tidak ada aturan yang  terang mengenai berapa ukuran tersebut. pelegalan ini bukan tanpa alasan, kabarnya sejumlah 136 keluarga argentina berupaya keras supaya undang-undang tersebut sanggup segera di berlakukan dengan mengajukan petisi kepada pemerintah supaya mengizinkan mereka memakai ganja medis untuk anak anak mereka yang menderita epilepsi.Valeria Salech seorang ibu dan juga aktifis pro akreditasi penggunaan ganja menyampaikan minyak yang dibentuk dari ganja tersebut telah secara radikal mengubah kualitas hidup anaknya yang berusia 10 tahun yang menderita epilepsi.

5.Belanda
    
   
    Negeri yang dikenal dengan sebutan kincir angin ini telah usang menjadi negara di garis terdepan dalam mereformasi UU Narkotika dan membedakan narkoba ringan dan berat semenjak tahun 1976 .Di belanda, terdapat area khusus dimana kau sanggup dengan leluasa mengonsumsi narkoba, daerah ini berjulukan Coffeshop dari namanya sudah diketahui daerah ini ialah sarana untuk nongkrong sambil ngopi tapi tentu saja dibarengi ganja.Namun ini tidak berlaku di luar daerah itu, kalau kau tertangkap tangan mengonsumsi ganja diluar dari daerah itu maka bersiaplah mendapatkan perkara hukum.

6.Peru 
    
 
    Diperu menanam dan mengedarkan narkoba ialah tindakan ilegal yang sanggup dijatuhi hukuman hukum, berbeda kalau anda mengonsumsinya secara pribadi, batas penggunaan ganja ialah maksimal 8 gram dan orang tersebut tidak sedang mempunyai jenis narkotika lainnya .

7. Amerika Serikat 
    

     Pada tahun 2012 Colorado negara kepingan AS secara resmi melegalkan penggunaan ganja bagi warganya dengan ketentuan bagi orang dewasa  diatas 21 tahun dan boleh menanam maksimal 6 batang pohon ganja.Selain Colorado negara kepingan AS yang juga termasuk ibu kota AS yaitu Washington juga diperbolehkan mempunyai ganja maksimal 28 gram namun menanamnya masuk termasuk hal yang dilarang. Terdapat aturan ketat di AS khususnya negara yang melegalkan narkoba, barang siapa yang memakai narkoba di daerah kerja akan menerima hukuman tegas bakan dikeluarkan dari pekerjaannnya Upss!

8. Afrika Selatan 
     
 
     Aktivis termasuk anggota gerakan Rastafarian dan tabib tradisonal, menyambut putusan dengan tepuk tangan meriah, para juru kampanye-pro-ganja menyalakan pipa dan menggulingkan sambungan untuk merayakan berita, mengisi udara dengan aroma ganja "saya bahagia saya tidak akan mendapatkan lebih banyak catatan kriminal untuk kepemilikan"kata Ruaan Wilson kepada AFP.Pengadilan di Western Cape telah tetapkan pada maret 2017 bahwa larangan penggunaan ganja oleh orang cukup umur dirumah ialah inkonstitusional. sebuah langkah yang secara efektif mendiskriminilisasi diprovinsi tersebut yang meliputi Cape Town. ini menegaskan bahwa di afrika selatan penggunaan narkoba lebih leluasa  diperuntukkan untuk orang cukup umur di tempat- daerah pribadi.

9.Korea selatan 
     Pada tanggal 23 november ibarat dilansir oleh World Of Buzz korea selatan resmi menjadi negara pertama di asia timur yang melegalakan ganja untuk keperluan Northern Terrritory, australia selatan dan Australia barat sanggup dengan gampang menikmati ganja non medis. Korea selatan akan mengambil langkah tegas guna memastikan bahwa ganja dibabatasi penggunaannya dengan ketat dan hanya dipakai untuk tujuan medis saja. Selain itu hal lain yang perlu diingat ialah ganja yang dilegalisasi hanya ganja medis apabila seseorang kedapatan mengonsumsi ganja untuk keingan non medis, maka eksekusi penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga 50 juta Won( Rp.637 juta) .Hukum korea selatan bahkan mengatur warganya untuk tidak mengonsumsi ganja diluar negeri.

10. Thailand 
       
 
      Thailand merupakan negara asia tenggara pertama yang melegalkan penggunaan narkotika, negara gajah putih ini resmi melegalkan narkoba tepatnya tanggal 25 desember 2018 lalu, mengonsumsi,menjual dan menanam ganja untuk pengobatan diizinkan melalui perubahan UU Narkotika di Thailand. Hingga dekade 1930 an rakyat thailand bergotong-royong masih mempunyai tradisi medis memakai mariyuana untuk mengurangi rasa sakit atau keletihan, sehabis usang menghilang berkat undang- undang narkoba 1979, sekarang budaya usang itu diizinkan untuk bersemi kembali "ini ialah isyarat tahun gres dari Majelis Legislatif Nasional untuk pemerintah dan rakyat thailand"kata Somachau Suwang Kurn, ketua komite amandemen UU,usai meloloskan rancangan perubahan naskah UU anrkoba di detik-detik terakhir masa sidang.

Narkoba ialah akronim dari narkotik, psikotropika dan zat adiktif lainnya/ obat berbahaya yang kalau dimasukkan kedalam badan insan baik melalui cara dihirup maupun dengan cara disuntikkan sanggup mengubah, pikiran , suasana hati, atau perasaaan dan sikap seseorang.Adapun tingkatan golongan narkotika berbahaya yang harus dihindari. Golongan pertama ia mempunyai potensi sangat tinggi timbulkan katergantungan (misalnya pada morphin,heroin,petidin, ganja:kanabis, mariyuana nashis), golongan kedua, biasanya dipakai sebagai materi baku untuk produksi obat (contoh:petidin,,morphin, tentanil ,metadon) dan golongan yang terakhir mempunyai potensi ringan akibatkan ketergantungan, narkotika pada golongan ini hanya dipakai untuk rehabilitasi (contoh :kodein,difenoksilat). Bukti bahwa konsumsi ganja sanggup menurunkan produktivitas pekerja, pun menurunkan prestasi pendidikan remaja hingga memperdalam  persoalan keluarga, di kanada sendiri yang sekarang menjadi pasar legal ganja terbesar didunia mengeluarkan The Cannabis Act- aturan penggunaan ganja di kanada berisi aturan  bermacam-macam di 10 provinsi dan 3 wilayah.