Mengerikan!! 8 Negara Ini Dikenal Pengekspor Organ Badan Insan Terbesar Didunia-




Pemenuhan kebutuhan akhir kemiskinan menjadi alasan yang melatarbelakangi praktik ilegal ini,ya sebut saja perdagangan organ tubuh menyerupai ginjal,kornea mata, hati,jantung,kulit dll. Di iran misalnya,mereka menjajalkan promosi berupa iklan dengan menuliskan mengenai umur,jenis kelamin dan juga golongan darah ,mereka akan berupaya biar organ mereka laris contohnya dengan nada persuasif  melampirkan "ginjal saya ini segar dan sehat " serta mencantumkan nomornya biar sanggup dihubungi oleh calon penerima.Mereka cukup bahagia meski dibayar tak hingga US$ 5 ribu kemudian para calo menjualnya kembali kepada pembeli kaya di Amerika Serikat atau negara maju lainnya dengan nilai 10-20 kali lipat dari harga awalnya atau dengan rata-rata US$ 200 ribu per organ.Organ yang paling mahal yaitu jantung dan paru paru yang keduanya dibanderol seharga US$ 500 dan US$ 500 ribu atau sekitar 4-7 miliar rupiah.
Arus perdagangan organ insan ini semakin mengkhawatirkan,dulu hanya sanggup diakses dalam pasar gelap/ black market namun sekerang ada yang namanya "red market",dipasar sanggup terang-terangan mendapatkan organ secara legal,meski dibandrol dengan harga yang lebih mahal, pasar ini terdapat di negara berkembang menyerupai india,iran,cina,filipina meski juga terdapat di daerah negara maju yang tersebar di beberapa amerika serikat dan eropa.
Menurut World Health Organization (WHO),lebih dari 100 ribu transplantasi organ dilakukan setiap tahun diseluruh dunia, setiap kali pasokan tidak memenuhi permintaan,orang mencari cara ilegal,karena angkanya jauh berbeda,WHO mengira 5-10 persen transplantasi organ seluruh dunia dilakukan secara ilegal.
Berikut yaitu negara dengan pengekspor organ tubuh terbesar didunia:

8. Kosovo 
    Pada tahun 2009,mantan jaksa agensi Hague Carla Del Ponte mengklaim bahwa ada puluhan tahanan serbia yang ditangkap oleh tentara pembebasan kosovo dan dibawa kesebuah rumah untuk diambil organnya kemudian dijual.Ponte menyebut, praktik ini terjadi antara juni 1999-mei 2000 (tepat pada final perang kosovo),mengkalim bahwa Tentara Pembebasan Kosovo (KLA) menculik 400 penduduk kosovo yang sebagian besar orang serbia dan secara ilegal mengambil organ mereka sebelum membunuh mereka.Jaksa khusus Uni Eropa berada di kosovo menilik laporan terkait masalah tersebut,John Clint Williamson dari Amerika ditunjuk oleh Uni Eropa untuk menyelidikinya,namun laporan tersebut tidak cukup bukti, dan pemerintah kosovo telah membantah keras laporan tsb dan menyampaikan akan bekerja sama dengan penyelidikan tersebut.Menanggapi segala bukti dari klaim itu, pejabat tinggi kosovo dengan keras menolak tuduhan tersebut,dan tak ada lagi yang diadili atas kejahatan itu.

7. Mozambik 
    Tepatnya di kota Nampula, yang merupakan ibukota regional utara,mozambik,para misionaris brasil dan penduduk nampula meragukan petugas polisi setempat mengorganisir perdagangan ilegal,yang mungkin menelan korban beberapa jiwa, oknum polisi semakin dicurigai, para petugas polisi hanya memerintahkan penguburan jenazah tanpa otopsi terlebih dahulu,penyelidikan dan tanpa proses hukum.Pemerintah mozambik pada tahun 2000 mengakui sudah mengetahui keberadaan organ insan dinegara itu.Investigasi sejauh ini telah tetapkan bahwa perdagangan di mozambik sebagian besar diorganisir oleh jaringan kejahatan afrika selatan.Sebagian besar organ ginjal dana kornea diperdagangangkan untuk tujuan transplantasi, alasan lain menyebutkan sebagai tujuan ilmu hitam/santet.Praktik ilmu hitam ini disebut muti, yaitu sejenis perdukuan tradisonal disub-sahara.Muti paling ampuh jikalau menggunakan bab tubuh yang gres dilepas,oleh karena itu sering terjadi pembunuhan untuk mendapatkan organ dan kasusnya tidak pernah dilaporkan kepihak berwenang,jasad yang gres meninggalpun kerap dicuri pada bab mata,tangan dan kelamin.

6. Israel 
    Dalam sebuah konferensi 2003, diungkap bahwa israel merupakan satu-satunya negara yang tidak melarang adanya praktik jual beli organ ilegal.Dan para praktisi medis dan kesehatan yang terlibat tidak akan pernah dikenakan hukuman kriminalitas karena melaksanakan transplantasi organ ilegal.Bahkan dokter-dokter kepala rumah sakit besar terlibat dalam operasi ini,demikian berdasarkan Dages Nyheter (15 desember 2003) sebagaimana di kutip Bostrom.
Seorang jurnalis,photograper sekaligus penulis buku Donald Bostrom ,menemukan teladan masalah mengerikan ini, Bilal Ahmad Ghanan, salah satu korban diantara 133 orang dipalestina yang mati terbunuh, anak berusia 19 tahun yang lahir didesa Imatin ditepi barat yang dihuni 2000 orang,diketahui Bilal merupakan salah satu cowok palestina yang paling dicari, karena merupakan pelempar kerikil yang paling dicari,Bilal kemudian hidup berpindah-pondah disekitar Nablus bersama cowok pelempar kerikil lainnya,jika tertangkap oleh israel berarti kematian.Entah apa yang menciptakan Bilal turun kedesa pada hari itu, sehingga ia berhasil ditangkap oleh israel,menurut kakaknya Talal, mungkin ia kehabisan makanan,ketika Bilal sudah mendekat,tembakan pertama mengenai dadanya, tembakan kedua dikakinya kemudian tembakan terakhir dibagian perut.Melihat peristiwa tersebut orang dari palang merah dan PBB mengangkut jasad Bilal namun para saksi mengungkap kenyataan absurd dikala Bilal ternyata di angkut di kendaraan beroda empat jeep milik israel,lima hari kemudian,ketika hari sudah malam,kapten Yahya yang memimpin tentara israel membawa Bilal pulang,saat jasad Bilal hendak diturunkam keliang kubur,kain epilog terbuka dan terlihat dadanya,tubuhnya di sayat pisau bedah dari bawah dagu hingga ke pusar,lalu dijahit kembali.Hal tersebut menjadikan dugaan berpengaruh bahwa sesuatu telah terjadi terhadap tubuh-tubuh orang palestina itu.
Orang-orang palestina ditepi barat dan jalur Gaza karenanya yakin apa yang telah terjadi dengan putra-putra mereka,anak-anak kami telah dijadikan pendonor organ secara paksa, demikian kata keluarga dari Khaled di Heblus,mereka semuanya menghilang selama beberapa hari, kemudian kembali pada malam hari dalam keadaan tewas dan tubunya disayat pisau bedah.

5. India 
    Perdagangan organ telah berjalan di india selama 12 tahun terakhir, pelaku penjualan organ ini yaitu para penjahat dan dari kalangan dokter, mereka bekerja sama untuk melaksanakan panen ginjal dari para pendonor yang merupakan warga miskin disana.Dengan iming-iming yang cukup banyak atau sekitar USD 4.000 penduduk akan rela ginjalnya diambil,setelah ginjal ini diambil,para dokter akan menjual lagi kepada peserta donor/ pasar gelap dengan harga fantastis .Banyak broker ,rumah sakit,perawat, dan dokter telah ditangkap di india, yang terbaru yaitu Amit Kumar.

4.Pakistan 
   Pakistan telah usang dikenal sebagai sentra perdagangan ginjal ilegal,tetapi otoritas dan medis lokal mengeluhkan mereka tidak sanggup melawan praktik ini dan putus asa akhir penegakan aturan yang tidak efektif dalam memberantas masalah ini.Bushra Bibi yaitu seorang ibu dari 5 anak yang tinggal didesa terpencil di punjab, mengaku telah menjual ginjalnya ke Amerika Serikat sebesar $ 1.000 demi pengobatan sang ayah. Wakil eksekutif tubuh pemeriksaan federal, Jamal Ahmad Khan Mayo mengatakan"Dengan penggerebekan, kami ingin mengirim pesan keras keluar bahwa tempat dan rumah sakit pakistan tidak lagi menjadi nirwana bagi transplantasi ginjal ilegal".Transplantasi organ yaitu isu sensitif dipakistan,baik secara budaya dan agama dan disana tak ada yang namanya daftar transplantasi.
Gagal ginjal dialami sekitar 25 ribu orang tiap tahun dipakistan,hanya 10% pasien yang menjalani dialisis dan hanya 2% lebih yang mendapatkan transplantasi secara resmi,warga miskin pakistan akan terus menjual organ mereka untuk memenuhi permintaan,dikutip dari AFPTU/ Ranny Virginia Utami,CNN indonesia selasa(25/07).

3. Mesir 
    Di Mesir sudah ada 500 transplantasi ginjal tanpa izin yang dilaporkan setiap tahun tetapi bukti lain mengungkap ada lebih dari itu,banyaknya kemiskinan dimesir melahirkan bertambahnya broker organ disana.Badan anti anti-korupsi (Administrative Control Body) membongkar jaringan perdagangan organ manusia,termasuk dokter-dokter yang berdasarkan tubuh itu,mengeksploitasi kemiskinan korban untuk membujuk mereka biar bersedia menjual argan mereka.
Egyptian gangs (geng mesir) merupakan sebuah sindikat penjualan organ insan asal mesir,mayoritas korbannya merupakan para imigran asal Eritrea, eritrea merupakan negara kecil di timur bahari afrika,yang tengah dilanda konflik akhir dipimpin oleh rezim yang kejam, oleh karena itu sebagian warganya tetapkan untuk keluar dan bermigrasi ke eropa,ditengah keputusasaan mereka mencari penghidupan yang lebih baik,ada sindikat yang berpura-pura membantu mereka keluar dari eritrea dengan harga murah, namun kenyataannya jikalau para imigran ini tidak sanggup membayar, sindikat ini akan menjual mereka kesebuah organisasi berjulukan Egyptian Gangs,kemudian mereka akan dibunuh dan diambil organnya untuk dijual ke pihak pemesanan.

2. Cina 
    Pada tahun 2011 yang kemudian kepolisian cina menangkap seorang laki-laki asal provinsi Hebei, yang kedapatan menyekap beberapa orang dan menjual organ tubuh mereka secara paksa,tertangkapnya laki-laki ini kemudian menuntun kesebuah penyelidikan lain yang jauh lebih besar wacana sindikat penjualan organ tubuh yang ada dinegara ini.Penyelidikan karenanya berhasil menyelamatkan setidaknya 127 orang yang akan dijual organ tubuhnya secara ilegal,sindikat ini dinilai sangat rapi,mereka bahkan menyiapkan identitas palsu bagi para korbannya.

1. Moldova  
      Moldova dikenal negara dengan tingkat kemiskinan yang tinggi,tak heran moldova disebut sebagai penjual organ terbesar didunia, moldova juga merupakan negara dengan masalah kriminalitas terkait masalah kejahatan duduk masalah pencurian organ tubuh paling banyak didunia,sepertinya pemerintah moldova kurang begitu memperhatikan masalah pencurian dan jual beli organ tubuh insan ini,sehingga timbul kecurigaan bahwa pemerintah moldova ikut berperan didalamnya.Para pelaku akan membius calon korban,lalu mereka akan meletakkannya didalam kolam mandi yang dipenuhi es dalam keadaan tanpa busana, jenazah korban biasanya akan dibuang begitu saja di jalan-jalan terpencil dan sepi ,para pelaku ditengarai merupakan sebuah sindikat yang bekerjasama dengan jaringan penjualan organ tubuh insan internasional.

Penutup
Organ tubuh insan sanggup didonasikan baik orang itu dalam keadaan hidup maupun mati(cadaver), namun tidak gampang bagi seseorang yang ingin menjual ginjalnya karena persyaratan yang harus dipenuhi yaitu tubuh peserta harus sama berdasarkan penggolongan darah,kemiripan usia hingga ukuran tubuh, pada orang yang telah meninggalpun terdapat aturan, orang meninggal sanggup mendonorkan organnya selama 4 jam jikalau lebih dari itu maka proses transplantasi berujung gagal.Kab.Bag/SMF ilmu kedokteran forensik FK unud/Rs Sanglah,dr.Ida Bagus Putu Alit,Sp.F.DFM,mengatakan dikala pertama kali orang dinyatakan meninggal disebut kematian somatik/ kematian sistemi/kemartian klinis."Secara klinis dianggap mati karena tidak ada lagi fungsi napas,jantung, atau saraf sentra yang fungsinya tidak sanggup balik lagi,secara umum,dari kematian somatik menuju kematian sekuler memerlukan waktu 3-4 jam,beberapa organ tubuh sanggup dijadikan donor sehabis kematian somatik,contohnya kornea mata,kornea mata sanggup digunakan sebelum 6 jam,jantung sanggup digunakan dengan batas 1 jam, ginjal dengan batas waktu 45 menit ,hati hanya 15 menit, selaput otak dan tendor 10 jam.Kalau ingin mendonorkan organ tubuh,harus ada yang mendapatkan sesegera mungkin sesuai dengan batas waktu organ tubuh tersebut masih berfungsi,"karena kalau melebihi waktu tsb,organ tubuh itu tidak akan sanggup digunakan donor lagi,beda organ beda batas waktu," ujarnya.